Archive for July, 2005

RenungaN

Friday, July 22nd, 2005

Banyak orang keluar masuk dalam hidup kita.
Ada yang melintas dalam segmen singkat, namun
membekas keras.
Ada yang telah lama berjalan beiringan, tetapi tak
disadari arti kehadirannya.
Ada pula yang begitu jauh di mata, sedangkan
penampakannya melekat di hati.

Ada

yang datang pergi begitu saja seolah tak
pernah ada.
Semua orang yang pernah singgah dalam hidup
kita bagaikan manik-manik pembentuk mosaik
catatan sejarah.
Gambaran itu sebenarnya telah terbentuk, hanya
saja tak pernah selesai.
Atau kita salah lihat, sehingga seringkali tak bisa
dinikmati
keindahan karyanya.

Ambillah waktu sejenak untuk mengenang mereka
yang pernah hadir dalam hidup anda.
Kenanglah seluruh kebaikan mereka serta
kebaikan yang mungkin tersembunyi di balik tabir
kekecewaan.
Mereka adalah orangtua dan guru, sanak dan
kerabat, teman serta sahabat.
Juga tiada salahnya mengenang mereka yang
pernah anda anggap musuh dan pengkhianat.
Atau yang tak pernah anda tahu nama dan
wajahnya.
Bagaimana pun mereka telah turut memahat pribadi
anda, menyapukan tinta pada lukisan hidup anda,
menyiangi tanaman jiwa anda.
Kenanglah dalam genangan cinta yang tak bertepi.
Hanya dalam tatapan cintalah anda bisa
memandang indahnya kehidupan ini.
Karena tiada secuilpun hidup yang perlu disesali,
maka hanya cinta dan kasih sayanglah
jawabannya.

RenungaN

Friday, July 22nd, 2005

Jika kamu memancing ikan….
Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah
kamu mengambil ikan itu….
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke
dalam air begitu saja….
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya
ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan
menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak
pengharapan kepada
seseorang…
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu
menjaga hatinya….
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu
saja….
Karena dia akan terluka oleh kenangan
bersamamu
dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya
selagi dia mengingatmu….

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan
terlalu mengharap pada takungannya dan
janganlah menganggap ia begitu teguh….
cukuplah sekadar keperluanmu….
Apabila sekali ia retak…. tentu sukar untuk kamu
menambalnya semula..
Akhirnya ia dibuang….
Sedangkan jika kamu coba membaikinya mungkin
ia
masih dapat dipergunakan lagi….

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang,
terimalah
seadanya….
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan
janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa….
Anggaplah dia manusia biasa.
Apabila sekali dia melakukan kesilapan bukan
mudah bagi kamu untuk menerimanya…. akhirnya
kamu kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi
hubungan kamu akan terus
hingga ke akhirnya….

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi… yang
kamu pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan. Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan
yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelezatan.
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh
memakannya.
Kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan
seorang insan….. yang
kamu pasti membawa kebaikan kepada dirimu.
Menyayangimu. Mengasihimu.
Mengapa kamu berlengah, coba
membandingkannya dengan yang lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan.
Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia
menjadi milik orang lain Kamu juga yang akan
menyesal.

Aturan Sederhana Untuk BahagiA

Wednesday, July 20th, 2005

Tidak seorangpun dapat kembali ke awal dan membuat permulaan yang baru, tetapi setiap orang dapat memulai dari sekarang dan membuat akhir yang baru.

Tuhan tidak menjanjikan hari hari tanpa sakit, tawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan, tetapi Ia menjanjikan kekuatan untuk hari itu, penghiburan atas air mata dan cahaya dalam perjalanan. Kekecewaan adalah seperti lubang di jalan, yang sedikit memperlambatmu, tetapi kemudian engkau menikmati jalan yang mulus. Jangan tinggal di lubang terlalu lama. Maju terus! Jika engkau kecewa karena tidak mendapatkan apa yang kau inginkan, duduklah tegak dan berbahagialah, karena Tuhan sudah memikirkan sesuatu yang lebih baik untuk diberikan padamu.

Jika sesuatu terjadi padamu, baik ataupun buruk, pertimbangkan apa artinya. Ada tujuan pada setiap kejadian dalam hidup,untuk mengajarkanmu bagaimana lebih banyak tertawa atau tidak menangis tersedu sedu.

Engkau tidak bisa membuat seseorang mencintaimu, yang dapat kau lakukan adalah menjadi seseorang yang dapat dicintai, selebihnya terserah pada orang itu untuk menyadari nilaimu.

Adalah lebih baik kehilangan kebanggaan dirimu pada orang yang kau kasihi, daripada kehilangan orang yang kau kasihi karena keangkuhan. Kita menghabiskan terlalu banyak waktu mencari orang yang tepat untuk dikasihi atau menemukan kesalahan orang yang kita kasihi, padahal seharusnya kira menyempurnakan kasih yang kita berikan.

Percaya Diri Adalah PENTING..!!

Wednesday, July 20th, 2005

Temanku Whit adalah seorang pesulap profesional, dan ia disewa sebuah restoran di Los Angeles untuk bermain sulap tiap sore untuk menghibur pengunjung restoran sementara mereka makan. Suatu sore ia menghampiri sebuah keluarga, dan setelah memperkenalkan diri, ia mengeluarkan setumpuk kartu dan mulai beraksi. Ketika berhadapan dengan seorang gadis kecil yang duduk di meja tersebut, ia diberitahu bahwa Wendy, anak tersebut, adalah seorang gadis buta. Whit menyahut,"Tak apa-apa. Kalau dia mau, saya ingin mencoba suatu tipuan sulap." Sambil berbalik pada si anak, Whit berkata, "Wendy, kamu mau membantu saya melakukan tipuan ini?"

Sambil malu-malu, Wendy mengangkat bahu dan berkata,"Mau" Whit duduk di kursi di seberang Wendy, lalu berkata, "Saya akan menunjukkan sebuah kartu, Wendy, dan kartunya bisa berwarna merah dan hitam. Saya ingin kamu menggunakan kekuatan batinmu dan mengatakan apa warna kartu itu, merah atau hitam. Mengerti kan?" Wendy mengangguk. Whit menunjukkan kartu raja keriting dan berkata, "Wendy, ini kartu merah atau kartu hitam?"

Sesaat kemudiaan, si anak buta menyahut,"Hitam". Keluarga itu tersenyum. Whit mengangkat kartu tujuh hati dan berkata,"Ini kartu merah atau kartu hitam?" Wendy berkata,"merah"
Lalu Whit mengangkat kartu ketiga, tiga wajik dan berkata,"merah atau hitam ?" Tanpa ragu-ragu, Wendy berkata,"merah !". Keluarganya tertawa dengan gugup. Whit mengangkat tiga kartu lagi dan Wendy menebak ketiganya dengan benar ! Keluarganya hampir tak percaya betapa jitu tebakannya.

Pada kartu ketujuh, Whit mengangkat lima hati dan berkata,"Wendy, saya ingin kamu menebak nilai dan jenis kartu ini. apakah hati, wajik, keriting atau daun." Sejenak kemudian, Wendy menyahut dengan yakin, "kartunya lima hati" Keluarganya menghembuskan napas yang tertahan.

Mereka tercengang ! Ayahnya menanyakan pada Whit apakah dia menggunakan tipuan atau sulap sungguhan. Whit menyahut, "Bapak harus tanya sendiri pada Wendy" Si ayah berkata, "Wendy, bagaimana caranya?" Wendy tersenyum dan berkata. "Sulap!". Whit berjabatan tangan dengan seluruh keluarga, memeluk Wendy, meninggalkan kartu namanya, lalu mengucapkan salam perpisahan. Jelas ia telah menciptakan saat gaib yang tak kan pernah terlupakan oleh keluarga itu.

Pertanyaannya, tentu, bagaimana Wendy tahu warna kartu itu ? karena Whit belum pernah bertemu Wendy sebelum peristiwa di restoran itu, ia tentu tak bisa memberi tahu sebelumnya kapan ia akan mengeluarkan kartu merah atau kartu hitam. dan karena Wendy buta, tak mungkin ia bisa melihat warna atau nilai kartu saat Whit menunjukkannya. jadi bagaimana caranya?

Whit mampu menciptakan mukjijat sekali seumur hidup ini dengan menggunakan kode rahasia dan berpikir cepat. Pada awal kariernya, Whit menciptakan kode kaki untuk menyampaikan informasi kepada orang lain tanpa kata2. Ia belum sempat menggunakan kode itu sampai peristiwa di restoran itu. Saat Whit duduk di seberang Wendy dan berkata," Saya akan menunjukkan sebuah kartu, Wendy, dan kartunya bisa merah atau hitam," ia mengetuk kaki Wendy (di bawah kaki meja) sekali saat ia berkata "merah" dan dua kali saat ia mengatakan "hitam".

Untuk meyakinkan bahwa Wendy mengerti, ia mengulang tanda rahasia itu dengan berkata, "Saya ingin kamu menggunakan kekuatan batinmu dan katakan, apa warna kartu itu, merah (tuk) atau hitam (tuk tuk). Kamu mengerti?" Waktu Wendy mengangguk, ia tahu bahwa Wendy sudah mengerti kodenya dan mau ikut bermain. Keluarganya menganggap waktu Whit bertanya apakah Wendy "mengerti," dia merujuk perintah lisannya. Bagaimana ia memberitahu kartu lima hati pada Wendy ? Sederhana. Ia mengetuk kaki Wendy lima kali untuk memberitahu bahwa kartunya bernilai lima. Waktu ia menanyakan apakah kartunya hati, daun, keriting atau wajik, ia memberitahu jenisnya dengan mengetuk kaki Wendy pada saat ia mengatakan "hati".

Sulap atau keajaiban sesungguhnya dari cerita ini adalah efeknya pada Wendy. PERISTIWA ITU BUKAN HANYA MEMBERINYA KESEMPATAN UNTUK BERSINAR SEJENAK DAN MERASA ISTIMEWA DI DEPAN KELUARGANYA, TAPI JUGA MEMBUATNYA MENJADI SEORANG BINTANG DI RUMAH. DIA YANG SELAMA INI MERASA MENJADI BEBAN DALAM KELUARGANYA, KINI MERASA SEJAJAR DENGAN MEREKA KARENA PERISTIWA ITU.

Beberapa bulan setelah kejadian itu, Whit menerima sebuah paket dari Wendy. Isinya satu set kartu Braille, bersama sepucuk surat. Di dalam surat itu, Wendy berterima kasih karena Whit telah membuatnya merasa istimewa, dan menolongnya "melihat" untuk beberapa saat. WALAUPUN HINGGA SAAT ITU WENDY TETAP TIDAK BISA MELIHAT, NAMUN SULAP WHIT TELAH MENUMBUHKAN KEPERCAYAN DIRINYA YANG SELAMA INI HILANG. Wendy menutup isi suratnya dengan berkata bahwa ia ingin Whit menerima kartu braille tersebut supaya ia bisa memikirkan sulap lain untuk orang buta

KasiH

Wednesday, July 20th, 2005


Suatu hari seorang bocah miskin berjualan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya. Saat itu ia merasa begitu lapar dan haus, tapi ia hanya mempunyai sedikit uang.

Anak itu memutuskan untuk meminta makanan dari rumah terdekat. Tetapi, begitu seorang gadis muda membukakan pintu, ia kehilangan keberanian. Akhirnya ia hanya meminta segelas air putih untuk menawarkan dahaga. Gadis muda itu berpikir pastilah anak ini merasa lapar, maka dibawakannyalah segelas besar susu untuk anak tersebut.

Ia meminumnya perlahan, kemudian bertanya, Berapa saya berhutang kepada anda Kamu tidak berhutang apapun kepada saya,jawabnya.

Ibuku mengajarkan untuk berbuat tidak menerima bayaran untuk perbuatan baik yang kami lakukan. Anak itu menjawab, Kalau begitu, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam.

Saat Howard Kellyï anak kecil yang miskin itu meninggalkan rumah tersebut, dia bukan hanya merasa badannya lebih segar, tetapi keyakinannya pada Tuhan dan sesame manusia menjadi lebih kuat. Sebelumnya dia sudah merasa putus asa dan hamper menyerah.

Tahun demi tahun berlalu. Suatu hari wanita muda tersebut mengalami sakit parah. Dokter yang menanganinya merasa bingung dan akhirnya mengirim wanita itu ke

kota

besar untuk mendapatkan pertolongan spesialis. Dr. Howard Kelly dipanggil untuk berkonsultasi.

Ketika ia mendengar nama kota tempat asal si pasien, ia segera pergi ke kamar tempat wanita tersebut dirawat. Ia langsung mengenali dan memutuskan untuk melakukan hal terbaik yang bisa ia usahakan untuk menolongnya.

Sejak hari itu, ia memberikan perhatian khusus pada kasus ini. Setelah melewati perjuangan panjang, peperanganpun dapat dimenangkan. Dr. Kelly dipanggil oleh pihak administrasi untuk menandatangani biaya yang harus dibayarkan oleh si wanita kepadanya. Ia melihat kuitansi tersebut, dan kemudian menuliskan sesuatu. Kuitansi tersebut lalu dikirim ke kamar perawatan si wanita.

Wanita itu merasa takut untuk membukanya, karena ia merasa yakin bahwa ia tidak akan mampu membayarnya. Akhirnya dengan menguatkan hati, ia melihat kuitansi tersebut. Sebuah tulisan pada kuitansi menarik perhatiannya.

Ia membaca tulisan itu:

TELAH DI BAYAR PENUH DENGAN SEGELAS SUSU.

Tertanda, Dr. Howard Kelly.

Air mata mengalir dari matanya saat hatinya yang bahagia mengucapkan doa dan pujian:Terima kasih Tuhan, kasihMu telah memancar melalui hati dan tangan manusia.

Cinta

Wednesday, July 20th, 2005

"Perasaan Tergila-gila memang buta dan senang untuk tetap begitu."Pada waktu anda tergila-gila kepada seseorang anda beranggapan bahwa apapun yang Ia lakukan benar-benar sempurna.

Perasaan tergila-gila adalah cinta palsu.Ia tidak realistis dan berpusat pada diri sendiri.Orang yang sedang tergila-gila cenderung berkata;"Saya benar-benar tak dapt tidur.Saya tak dapt membayangkan betapa luar biasa pengalaman ini" atau, ‘Ia benar-benar membuat saya merasa senang.’apakah anda memperhatikan berapa kali kata"SAYA"digunakan?Suatu hubungan yang didasarkan atas pementingan diri pasti akan gagal!!Tetapi, coba amatilah tentang cinta kasih sejati:Kasih itu sabar;kasih itu murah hati;Ia tidak cemburu.Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri.Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain"Karena "tidak mencari keuntungan diri sendiri,"maka cinta kasih itu tidak berpusat pada diri sendiri dan juga tidak mementingkan diri.Tapi perasaan ini harus diimbangi dengan akal sehat dan sikap hormat yang dalam terhadap pihak yang lain.Bila anda benar-benar mencintai,anda memikirkan kesejahteraan dan kebahagiaan orang tersebut sebanyak yang anda pikirkan untuk diri sendiri.Anda tidak membiarkan emosi yang begitu kuat merusak pertimbangan yang bak.

Cinta

Wednesday, July 20th, 2005

Cinta adalah menyadari dengan susah payah bahwa ada sesuatu selain diri sendiri yang nyata.
Cinta….kita tidak berubah menjadi cinta,kita sekarang adalah cinta.
Cinta adalah buah yang tak mengenal musim dan dapat dipetik oleh setiap orang.
Sekalipun kita mencintai seseorang,kita membenci seseorang,mengharapkan mereka mati,atau kita akan mati tanpa mereka…..tidaklah menjadi soal.Sebab,ketika mereka memasuki kehidupan kita,bagaimanapun orang lain memandang mereka,mereka adalah segalanya bagi kita.Saat kita menatap mata mereka,menukik ke dalam jiwanya,dan kita mengatakan jutaan kata tanpa bersuara,kita tahu bahwa hidup kita menghirup debaran jantung mereka.
Kita mencintai mereka dengan sejuta alasan.Hal itu bukan berhubungan dengan pikiran,melainkan dengan hati.Dengan perasaan.Hanya dengan perasaan.
Hal-hal yang paling indah & paling baik di dunia ini tidak dapat dilihat dengan mata atau di sentuh,melainkan dirasakan di hati.
Karena cinta begitu indah,gunakanlah cinta itu untuk membuat hidupmu dan hidup semua orang menjadi indah seperti cinta itu sendiri.

Nice StorY

Tuesday, July 19th, 2005

alkisah di suatu negeri antah berantah ada seorang anak bertanya pada ibunya tentang arti cinta…………
sang ibu yg kebetulan adalah seorang janda yg baru saja dicerai oleh suaminya karena suaminya mempunyai seorang kekasih gelap dan seorang istri muda.

sang ibu menjawab :" cinta adalah sebuah kekuatan untuk menyayangi walaupun hatimu telah sakit."
sang anak bertanya lagi : " ibu walau sudah disakiti ayah apakah masih mencintai ayah?"
sang ibu menjawab : "yah,,, walaupun telah disakiti oleh ayah mu hati kecil ibu masih berkata bahwa ibu masih mencintainya."
anak :" wahh kalau cinta memang harus terasa sakit saya seumur hidup tidak akan pernah mencintai seseorang."
ibu:" tidak semua cinta harus merasakan sakit, dan tidak semua sakit karena cinta."
lalu sang ibu menceritakan cerita tentang mawar, dan teratai untuk menggambarkan bahwa walau sakit dan pedih mawar dan teratai tetap bisa menebarkan senyumnya dan cintanya untuk semua orang. MAWAR tetap segar dan memancarkan keindahan cinta pada setiap orang walaupun disekitarnya tumbuh duri duri…. dan bagi MAWAR kotoran yg ada di tanahnya tetap dan makin membuat indah senyumnyaaa…..TERATAI makin mengembang jika air di bawahnya semakin kotor…….
mendengar penjelasan sang ibu sang anak hanya berdecak kagum dan berkata :" wahh andaikan di dunia ini semua orang bisa meniru kadar cinta dan kasih mawar dan teratai pasti di muka bumi ini akan tenteram dan damai tidak akan ada dendam."
lalu sang anak bertanya lagi pada ibunya " lalu dimanakah saya mencari cinta yg murni yg tidak harus mendapatkan sakitnya."
sang ibu menjawab:" sesungguhnya untuk mencari cinta sejatimu sangat sulit karena biasanya cinta sejatimu tersembunyi seperti permata yang indah di dasar lautan dan memang harus dicari…. jika engkau sabar dan tidak menyerah maka kau akan mendapatkannya. Setelah mendapatkannya engkaupun harus mengolah cintamu itu agar lebih berkilau."
sang anak :" mengolah ?"
ibu :" ya mengolah seperti permata yg diolah untuk dijadikan perhiasan. tetapi cintamu itu diolah dengan saling pengertian, kejujuran dan keterbukaan

Cerita CInta

Tuesday, July 19th, 2005

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.

"Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu.

"Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi." jawab anak lelaki itu.

"Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."

Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu."

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang.

"Ayo bermain-main denganku lagi." kata pohon apel.

"Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu.

"Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?"

"Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu." kata pohon apel.

Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.

"Ayo bermain-main lagi deganku." kata pohon apel.

"Aku sedih," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?"

"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau.

Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah. Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.

"Maaf anakku," kata pohon apel itu.

"Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu."

"Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu."

Jawab anak lelaki itu. "Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat." Kata pohon apel.

"Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu." jawab anak lelaki itu.

"Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu.

Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini." Kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.

"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang." kata anak lelaki.

"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu."

"Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."

Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.

Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita.

Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di

sana

untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak rekan. Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.

Cerita CInta

Tuesday, July 19th, 2005

Jane : Yang paling kamu cintai di dunia ini siapa
Jhon : Kamu dong !!!
Jane : Menurut kamu, aku ini siapa ?
Jhon : (berpikir sejenak lalu menatap Ce dengan pasti) Kamu tulang
rusukku !!! Kata Kitab Suci, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam
tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua
Pria Mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita
untuknya, dia tidak Lagi merasakan sakit di hati …"
Setelah menikah, pasangan itu mengalami masa yang indah dan manis
Untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam
Kesibukan masing - masing dan kepenatan hidup yang ada. Hidup mereka menjadi
membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai
menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar Dan
pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari pada Akhir sebuah
pertengkaran Jane lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia
berteriak "Kamu nggak cinta lagi sama aku !".
Jhon sangat membenci ketidak dewasaan Jane dan secara spontan balik
berteriak "Aku menyesal kita menikah ! Kamu ternyata bukan tulang rusukku
!!!"
Tiba - tiba Jane menjadi terdiam dan berdiri terpaku untuk beberapa
saat.
Jhon menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan, tetapi seperti air yang
telah tertumpah tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang
air mata, Jane kembali kerumah dan mengambil barang - barangnya, bertekad
untuk berpisah.
"Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita
berpisah dan mencari pasangan sejati masing - masing."

Lima

tahun berlalu.
Jhon tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Jane.
Jane pernah ke luar negeri tetapi sudah kembali. Dia pernah menikah
dengan seorang asing dan bercerai. Jhon agak kecewa bahwa Jane tidak
menunggunya kembali. Dan di tengah malam yang sunyi dia meminum Kopinya dan
merasakan sakit di hatinya. Tetapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia
merindukan Jane.
Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat
dimana banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan Hanya
oleh sebuah dinding pembatas.
Jhon : Apa kabar ?
Jane : Baik … apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang ?
Jhon : Belum.
Jane : Aku terbang ke

New York

dengan penerbangan berikut. Aku akan
kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon
kita, tidak ada yang berubah.
Jane tersenyum manis, lalu berlalu.
"Good bye …."
Seminggu kemudian dia mendengar bahwa Jane adalah salah satu korban
Menara WTC.
Malam itu, sekali lagi, Jhon mereguk kopinya dan kembali merasakan Sakit
di hatinya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Jane,
Tulang rusuknya sendiri yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling
kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal"